Mitos tentang Telkom University

Pernah denger kalau Telkom University adalah universitas yang angker? atau ada isu kalau di Telkom University itu gampang banget dapet IPK 3 ke atas meskipun ga belajar?

Tepat sekali kamu berada di tulisan saya kali ini, karena saya ingin menepis isu-isu tidak jelas tersebut hehehe.


Ok, jadi apa aja sih mitos-mitos yang sering diomongin orang tentang Telkom University, tetapi wajib kamu tidak percayai.

Berikut daftarnya...

1. Dapat IPK 3 gampang

Kata siapa? Itu mah tergantung dari orangnya sendiri.

Kalau emang niat kuliah dan belajar, mendapat IPK 3 ya gampang.

Namun, kalau kamunya males-malesan, ga belajar sama sekali, nilai E yang bakalan kamu dapet. 

2. Langsung bisa kerja di perusahaan telkom

Pernyataan seperti ini sebenarnya kurang tepat aja sih.

Bukan bisa langsung kerja di Telkom dan para anakan perusahaannya, tapi lebih tepatnya adalah sebagai mahasiswa Telkom University kita lebih di prioritaskan.

Jadi setelah lulus, kamu ga otomatis langsung kerja di Telkom, tapi kamu harus apply sendiri.

Telkom juga pasti ga mau nerima mahasiswanya yang ga bisa ngapa-ngapain.

Tapi sampai saat ini saya belum menemukan mahasiswa Telkom yang nganggur karena ga dapet pekerjaan (mungkin karena faktor lingkungan saya yang bagus hmmm).

3. Asrama horor

Kalau ini sih tergantung dari sugesti masing-masing orang ya.

Berhubung saya orangnya rada ga peduli dengan hal-hal seperti itu. Ya jadinya aman-aman aja kok selama tinggal di asrama.

Paling hal mistis yang pernah terjadi di asrama, hanya saat kamu naruh danusan di lobby lantai gedung asrama, terus kamu tinggal kuliah. Pas baliknya dagangan kamu abis, tapi ga ada yang bayar.

Atau pas pagi-pagi ngejemur celana jeans di atap asrama dan sorenya kamu ke atas lagi mau ngangkat jemuran, eh celana jeansnya menghilang tanpa jejak.

4. Bisa minta nilai tambahan kayak sekolah

Ini sih jeleknya sekolah-sekolah di Indonesia, berbagai macam cara guru membantu muridnya supaya lulus dan tidak tinggal kelas. Bahkan anak-anak yang bandel saja bisa lulus meskipun dengan nilai pas-pasan.

Dan kalau kamu udah kebiasaan dapet nilai tambahan di sekolah, di kuliah ga begitu. Terutama di Telkom University ini.

Ada sih nilai tambahan, tapi hanya sedikit dosen yang mau memberikannya. Kalau dulu di sekolah semua guru peduli dengan nilai muridnya, berbeda dengan kuliah dimana ga semua dosen peduli dengan mahasiswanya.

Kalau ga lulus ya, tinggal ga lulus.

Hmmm, sepertinya yang sampai saat ini sering saya dengar hanya 4 mitos ini deh. Jadi sekian tulisan saya kali ini.

Untuk kamu yang baru mau memasuki Telkom University, silahkan tepis semua isu dan masalah yang menghambat dirimu untuk mencapai tujuanmu.

Saya yakin mau apapun kampusmu, kalau kamu berusaha menjadi lebih baik dan terus berkarya, kamu pasti akan menjadi orang yang berhasil nantinya.

Oh iya, kalau teman-teman ingin menambahkan atau mungkin mengoreksi tulisan saya, kamu boleh kok komen di kolom komentar.

Dengan senang hati saya akan baca. Terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Mitos tentang Telkom University"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel